ARTIKEL ILMIAH

MANFAAT DAN BAHAYA PESTISIDA

PESTISIDA adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat, atau membaasmi organism pengganggu. Sasaranya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu. Pestisida seringkali disebut sebagai racun. Pengguna pestisida tanpa mengikuti aturan yang diberikan membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan, serta juga dapat merusak ekosistem. Dengan adanya pestisida ini produksi pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik. Karena pestisida tersebut racun yang dapat saja membunuh organism berguna bahkan nyawa pengguna juga bisa terancam bila penggunaannya tidak sesuai prosedur yang digunakan.
BAHAYA PESTISIDA
Selain berdampak pada kerusakan lingkungan, resiko pestisida juga berbahaya bagi kesehatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satunya adalah penghambatan perkembangan kognotif. Pada kehamilan bisa beresiko terjadinya kelainan bawaan. Pestisida ini bisa terdapat dalam jenis buah dan sayuran segar, sehingga kita memerlukan kehati-hatian dalam mengkonsumsinya. Pengguna pestisida bisa terjadi pada saat proses produksi dilahan atau selama pasca panen. Serta dapat dibuat dengan mudah debgan bahan yang murah dan peralatan sederahana.
CARA KERJA PESTISIDA
·         Merusak perkembangan telur, larva, dan pupa
·         Menghambat penggantian kulit
·         Mengganggu komunikasi serangga
·         Mengurangi nafsu makanhamba reproduksi serangga betina
·         Mengurangi nafsu makan
·         Memblokir kemampuan serangga
·         Mengusir serangga
·         Menghambat perkembangan pathogen penyakit.
KEUNGGULAN PESTISIDA
·         Murah dan mudah dibuat oleh petani
·         Rlatif aman terhadap lingkungan
·         Tidak menyebabkan keracunan pada tanaman
·         Sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama
·         Menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia.
PETUNJUK PENGGUNAAN PESTISIDA
        i.            Memilih pestisida
Dipasaran banyak dijual formulasi pestisida yang satu sama dapat dibedakan nama dagangnya, walaupun mempunyai bahan aktif yang sama. Untuk memilih pestisida yang pertama harus diingat adalah jenis jasad pengganggu yang akan dikendalikan. Hal ini penting karena masing-masing formulasi yang dipilih harus sesuai dengan jasad pengganggu tertentu maka formulasi pestisida yang dipilih harus sesuai dengan jasad pengganggu yang akan dikendalikan. untuk mempermudah dalam memilih pestisida dapat dibaca pada masing-masing label yang tercantum dalam setiap pestisida. Dalam label tersebut tercantum jenis-jenis jasad penganggu yang dapat dikendalikan juga tercantum cara penggunaan dan bahaya-bahaya yang mungkin ditimbulkan. Untuk menjaga kemanjuan pestisida maka sebaiknya beli lah pestisida yang telah terdaftar dan dizinkan oleh dapartemen pertanian yang dilengkapi dengan wadah dan tidak berlabel tidak dijamin kemanjurannya.
      ii.            Menyimpan pestisida
Pestisida senantiasa harus disimpan dalam keadaan baik, dengan wadah pembungkus asli, tertutup rapat, tidak bocor atau rusak, dengan label asli beserta keterangan yang jelas. Dapat disimpan dalam tempat yang khusus dan dapat terkunci rapat. Sehingga anak-anak tidak mungkin menjangkaunya. Jauh dari tempat minuman, makanan dan sumber api. Buatlah ruangan terkunci dengan ventilasi yang baik serta tidak terkena langsung sinar matahari dan ruangan tidak bocor karena air hujan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kemanjuran pestisida.
    iii.            Cara menggunakan pestisida
Untuk menggunakan pestisida harus diingat beberapa hal yang harus diperhatikan:
·         Pestisida digunakan apabila diperlukan
·         Sebaiknya makan dan minum secukupnya sebelum bekerja dengan pestisida
·         Harus meniuti petunjuk yang tercantum dalam label
·         Jangan mencium pestisida karena sangat berbahaya bila tercium
·         Dalam proses pencampuran sesuaikan dengan takaran yang dianjurkan
·         Sebaiknya pada waktu pengenceran atau pencampuran pestisida dilakukan ditempat terbuka
·         Gunakan perlengkapan khusus seperti pakaian lengan panjang dan kaki, sarung tangan, sepatu kebun, kacamata, penutup hidung dan rambut
·         Jangan menyamprotkan atau menaburkan pestisida pada waktu turuh hujan, cuaca panas, angin kencang dan arah semprotan berlawanan arah angin
·         Setelah bekerja dengan pestisida semua peralatan harus dibersihkan, demikian pakaian-pakaian dan mandilah dengan sabun sebersih mungkin
·         Wadah bekas pestisida harus dirusak, dibakar supaya tidak digunakan oleh orang lain untuk tempat makanan dan minuman
Sumber:
http://lsmorganik.wordpress.com/2013/03/15/manfaat-pestisida-alami-sebuah-konsep-organik/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar